AMALIYAH REBO WEKASAN (4)
Banyu Jimat
Diawali dengan shalat sunnah
وَمِنَ الْمُجَرَّبَاتِ لِدَفْعِ
الْبَلَايَا وَالْحِفْظِ مِنْهَا كَتْبُ هَذِهِ الْآيَاتِ وَمَحْوُهَا، وَشَرْبُ مَائِهَا
Dan diantara yang mujarrab untuk menolak bala` dan menjaga dari
bala` adalah menulis ayat-ayat berikut,
dan meleburnya (dengan air), kemudian meminum airnya
قَالَ
فِيْ نَعْتِ الْبِدَايَاتِ: وَيُرْوَى أَنَّ مَنْ صَلَّى الْأَرْبَعَ الرَّكَعَاتِ
الْمُتَقَدِّمَةَ، وَدَعَا بِالدُّعَاءِ الْمُتَقَدِّمِ أَيْضًا وَهُوَ: (اَللَّهُمَّ)
يَا شَدِيْدَ الْقُوَى ... إِلَخْ.
وَكَتَبَ بَعْدَ ذَلِكَ هَذِهِ الْآيَاتِ وَغَسَلَها بِالْمَاءِ، وَشَرِبَ مِنْهُ
أَمِنَ مِمَّا يَنْزِلُ مِنَ الْبَلَاءِ فِيْ ذَلِكَ النَّهَارِ إِلَى تَمَامِ الْعَامِ.
Pengarang kitab Na’tul Bidayat berkata:
Diriwayatkan, bahwasanya barang siapa yang melakukan shalat empat rakaat yang telah lalu, kemudian berdoa juga dengan doa yang lalu, yaitu “ALLAAHUMMA YAA SYADIIDAL QUWAA”
Setelah itu kemudian menulis ayat-ayat berikut dan membasuhnya dengan air lalu meminumnya maka dia aman dari bala` yang turun pada siang hari itu sampai sempurnanya tahun
Diriwayatkan, bahwasanya barang siapa yang melakukan shalat empat rakaat yang telah lalu, kemudian berdoa juga dengan doa yang lalu, yaitu “ALLAAHUMMA YAA SYADIIDAL QUWAA”
Setelah itu kemudian menulis ayat-ayat berikut dan membasuhnya dengan air lalu meminumnya maka dia aman dari bala` yang turun pada siang hari itu sampai sempurnanya tahun
وَالْآيَاتُ
هِيَ هَذِهِ:
Ayatnya yaitu:
سلام قولا من رب رحيم. سلام على نوح في العالمين. سلام على
إبراهيم. سلام على موسى وهارون. سلام على إلياسين. سلام عليكم طبتم فادخلوها
خالدين. من كل أمر سلام هي حتى مطلع الفجر
قُلْتُ: وَهَذِهِ الرِّوَايَةُ هِيَ الَّتِيْ كَانَ يَفْعَلُهَا شَيْخُنَا
رَضيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ وَهِيَ أَحْسَنُ؛ لِعُمُوْمِ النَّفْعِ بِهَا لِلصِّبْيَانِ
وَالنِّسْوَانِ وَالْعَبِيْدِ، وَنَحْوِ ذَلِكَ مِمَّنْ لَا يَقْدِرُ عَلَى فِعْلِ
شَيْءٍ مِمَّا تَقَدَّمَ.
Aku (pengarang kitab Kanzunnajaah) berkata:
Riwayat ini, yang mana dilakukan oleh syaikh kami, radhiyallaaahu ‘anhu adalah yang lebih bagus, karena dapat memanfaatkannya secara umum untuk anak-anak, para wanita dan para hamba dan sebagainya yaitu bagi orang-orang yang tidak bisa melakukan hal yang telah dituturkan dahulu.
Riwayat ini, yang mana dilakukan oleh syaikh kami, radhiyallaaahu ‘anhu adalah yang lebih bagus, karena dapat memanfaatkannya secara umum untuk anak-anak, para wanita dan para hamba dan sebagainya yaitu bagi orang-orang yang tidak bisa melakukan hal yang telah dituturkan dahulu.
.
Adapun tata-caranya adalah sebagai berikut:
Sholat
Sunnah 4 Rokaat
Tiap Satu Rokaat Membaca:
FATIHAH satu kali, INNAA A’THOINAAKAL KAUTSAR 17 kali, AL IKHLASH 5 kali, AL FALAQ satu kali dan ANNAAS satu kali
Tiap Satu Rokaat Membaca:
FATIHAH satu kali, INNAA A’THOINAAKAL KAUTSAR 17 kali, AL IKHLASH 5 kali, AL FALAQ satu kali dan ANNAAS satu kali
Kemudian berdoa:
بِسْــمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى
سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ،
اَللّـٰـهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقُوٰى
، وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالِ ، يَا عَزِيْزُ ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ
جَمِيْعُ خَلْقِكَ ، اِكْفِـنِيْ مِنْ شَرِّ جَمِيْعِ خَلْقِكَ ، يَا مُحْسِنُ ،
يَا مُجَمِّلُ ، يَا مُتَفَضِّلُ ، يَا مُنْعِمُ ، يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لآَ
إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ ، اِرْحَمْنِيْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM
Dengan menyebut asma Allah Yang maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Dengan menyebut asma Allah Yang maha Pengasih lagi Maha Penyayang
WA SHALLAAHU
TA’AALAA ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALIHII WA SHAHBIHII WASALLAM
Semoga
Allah Ta’ala senantiasa melimpahkan salawat dan salam atas junjungan kita Nabi
Muhammad dan atas keluarga serta para sahabat beliau.
ALLAAHUMMA YAA
SYADIIDAL QUWAA WA YAA SYADIIDAL MIHAAL WA YAA 'AZIIZ DZALLAT LI'IZZATIKA
JAMII'U KHALQIKA IKFINII MIN JAMII'I KHALQIKA YAA MUHSINU YAA MUJAMMILU YAA
MUTAFADLDLILU YAA MUN'IMU YAA MUKRIMU YAA MAN LAA ILAAHA ILLAA ANTA BIRAHMATIKA
YAA ARHAMARRAAHIMIIN
Ya
Allah Wahai Yang Maha Kuat kekuatan-Nya, wahai Yang sangat rekadaya-Nya, wahai
Yang Maha Perkasa yang mana kepada keperkasaan-Mu tunduklah segala makhluk,
cukupkanlah aku dari segala makhluk-Mu, wahai Yang Maha Baik, wahai Yang Maha
Memperindah, wahai Yang Maha Memberi karunia, wahai Yang Maha Memberi nikmat,
wahai Yang Maha Memulyakan, wahai Yang tiada Tuhan selain Engkau, kasihilah aku
dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.
اَللّـٰـهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيْهِ
وَجَدِّهِ وَأَبِـيْهِ وَأُمِّـهِ
وَبَنِيْـهِ اِكْفِـنِيْ شَرَّ
هٰذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ .
يَا كَافِيْ (فَسَـيَكْفِيْـكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ) ،
وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ
الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلٰى
سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آٰلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
ALLAAHUMMA BISIRRIL HASAN WA AKHIIHI WA JADDIHII WA ABIIHI IKFINII SYARRA
HAADZAL YAUMI WAMAA YANZILU FIIHI YAA KAAFI
{ FASAYAKFIIKAHUMULLAAHU WAHUWASSAMII'UL 'ALIIM }
WAHASBUNALLAAHU WANI'MAL WAKIIL WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA
BILLAAHIL 'ALIYYIL 'AZHIIM
Ya Allah,
dengan rahasia yang ada pada sayyid Hasan, saudaranya (Sayyid Husein) ,
kakeknya (Nabi Muhammad shallallaahu ‘Alaihi wasallam) , ayahnya (sayyidina
Ali) ,ibunya (Sayyidah Fathimah), serta keturunannya, jauhkanlah hamba dari keburukan hari ini dan
keburukan yang turun di dalamnya, wahai Dzat Yang mencukupi
(
Allah akan mencukupi kamu sekalian dan Allah Maha mengetahui lagi Maha
mendengar).
Dia adalah sebaik-baik Dzat Yang mencukupi dan menguasai, tiada daya dan kekuatan selain hanya dari Allah yang maha Agung dan maha Luhur
Dia adalah sebaik-baik Dzat Yang mencukupi dan menguasai, tiada daya dan kekuatan selain hanya dari Allah yang maha Agung dan maha Luhur
WASHALLALLAAHU
'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA'ALAA AALIHII WASHAHBIHII WASALLAM .
Dan
semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada baginda Nabi Muhammad . Beserta
keluarga dan para sahabatnya.
Kemudian
menulis ayat tersebut dibawah ini, lalu dibasuh dengan air, dan airnya diminum:
سلام قولا من رب رحيم. سلام على نوح في العالمين. سلام على إبراهيم. سلام على موسى وهارون. سلام على إلياسين. سلام عليكم طبتم فادخلوها خالدين. من كل أمر سلام هي حتى مطلع الفجر
Keterangan:
Amaliyah Rebo Wekasan dari nomor 1 s/d nomor 4 bersumber dari kitab:
Amaliyah Rebo Wekasan dari nomor 1 s/d nomor 4 bersumber dari kitab:
كَنْزُ النَّجَاحِ وَالسُّرُوْرِ فِي الْأَدْعِيَةِ
الَّتِيْ تَشْرَحُ الصُّدُوْرَ
Kanzunnajaah Wassuruur Fii Al Ad'iyah Allatii Tasyrahushshuduur halaman 24-25
Karya:
Syeikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds (1280 H – 1334 H)
Kanzunnajaah Wassuruur Fii Al Ad'iyah Allatii Tasyrahushshuduur halaman 24-25
Karya:
Syeikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds (1280 H – 1334 H)
هُوَ أَحَدُ عُلَمَاءِ مَكَّةَ الْمُكَرَّمَةِ فِي الْقَرْنِ
الرَّابِعَ عَشَرَ الْهِجْرِيِّ وَأَحَدُ أَئِمَّةِ الْمَقَامِ الشَّافِعِيَّ بِالْمَسْجِدِ
الْحَرَامِ
Beliau adalah salah satu Ulama Mekkah al Mukarramah pada abad XIV H. Dan salah satu Imam Maqam Asy Syafi’i di Masjidil Haram
Sumber Download:http://cb.rayaheen.net/userfiles/files/1455.zip
Beliau adalah salah satu Ulama Mekkah al Mukarramah pada abad XIV H. Dan salah satu Imam Maqam Asy Syafi’i di Masjidil Haram
Sumber Download:http://cb.rayaheen.net/userfiles/files/1455.zip
Tidak diawali dengan shalat sunnah
Dalam Ta’liiqat Nihayatuzzain halaman 67 (cetakan Al Ma’arif Bandung) diterangkan:
Dalam Ta’liiqat Nihayatuzzain halaman 67 (cetakan Al Ma’arif Bandung) diterangkan:




